Dialek-Dialek Bahasa Arab

Sumber Belajar Bahasa Arab > Dialek Bahasa Arab

Dialek bahasa Arab terbagi ke dalam lima rumpun utama: Jazirah Arab (Teluk, Saudi, Oman, dan Yaman), Mesopotamia (Irak), Syam, Lembah Nil (Mesir dan Sudan), dan Maghribi (Afrika Utara). Dialek Mesir adalah dialek tunggal yang paling banyak dituturkan, dengan sekitar 119 juta penutur. Setiap negara Arab juga memakai bahasa Arab fusha (Bahasa Arab Standar Modern) untuk tulisan, berita, dan tuturan resmi.

Dialek-dialek ini berbagi tata bahasa dengan fusha, tetapi tidak berbagi bunyi dan kosakata sehari-hari, karena itulah pelajar yang hanya menguasai fusha kebingungan dalam percakapan santai.

Sekilas rumpun dialek bahasa Arab

Setiap dialek di bawah ini termasuk salah satu dari lima rumpun yang kini dipakai para ahli dialektologi, dan dialek-dialek dalam satu rumpun letaknya bersebelahan di peta. Angka penutur adalah jumlah penutur total (bahasa pertama dan kedua) sebagaimana dilaporkan Wikipedia dari Ethnologue, sehingga sebagian angkanya lebih tinggi daripada angka penutur bahasa pertama di halaman dialek kami masing-masing; setiap angka tertaut ke entri Ethnologue-nya.

DialekRumpunWilayah penuturnyaPenuturTetangga di peta
MesirLembah NilMesir119 jutaSudan, Syam, Libya
SudanLembah NilSudan, Sudan Selatan52 jutaMesir, Libya
SyamSyamSuriah, Lebanon, Yordania, Palestina60 jutaIrak, Mesir, Saudi
IrakMesopotamiaIrak32 jutaSyam, Teluk, Saudi
TelukJazirah ArabKuwait, Bahrain, Qatar, UEA, Arab Saudi bagian timur11 jutaIrak, Saudi, Oman
Saudi (Najdi, Hijazi)Jazirah ArabArab Saudi19 juta Najdi, 11 juta HijaziTeluk, Yaman, Syam
OmanJazirah ArabOman3,2 jutaTeluk, Yaman
YamanJazirah ArabYaman30 jutaSaudi, Oman
MarokoMaghribiMaroko40 jutaAljazair
AljazairMaghribiAljazair42 jutaMaroko, Tunisia, Libya
TunisiaMaghribiTunisia12,5 jutaAljazair, Libya
LibyaMaghribiLibya6,1 jutaTunisia, Mesir

Angka Irak menggabungkan entri Mesopotamia dan Mesopotamia Utara di Ethnologue, dan angka Yaman menggabungkan entri San'ani, Ta'izzi-Adeni, dan Hadrami. Negara-negara Maghribi punya halaman induknya sendiri, sumber belajar bahasa Arab Maghribi.

Kalimat yang sama dalam enam dialek

"Saya sangat suka membaca" berubah di setiap dialek, dan kata untuk "sangat" saja punya enam bentuk yang berbeda. Bentuk-bentuk di bawah ini mengikuti perbandingan dalam artikel Wikipedia tentang ragam bahasa Arab, beserta kota asal setiap bentuk. Transliterasi di sini memakai gaya Latin informal yang dipakai di semua halaman dialek kami, dengan apostrof untuk hamzah (jeda glotal).

RagamTulisan ArabTransliterasi"Sangat" menjadi
Fushaأنا أحب القراءة كثيراana uhibbu l-qira'ata kathirankathiran
Mesir (Kairo)أنا بحب القراية أويana bahebb el-'eraya awiawi
Syam (Damaskus)أنا كتير بحب القرايةana ktir bhebb l-'rayektir
Irak (Bagdad)آني كلش أحب القرايةani kullish ahebb lu-qrayekullish
Teluk (Kuwait)أنا وايد أحب القراءةana wayid ahibb il-qira'awayid
Maroko (Casablanca)أنا كنبغي نقرا بزافana kanebghi naqra bezzafbezzaf
Tunisia (Tunis)نحب نقرا برشاnhebb naqra barshabarsha

Perhatikan kata kerjanya. Dialek Mesir dan Syam menambahkan awalan b- pada kata kerja (bahebb, bhebb) untuk bentuk kini yang biasa. Orang Irak menyebut "saya" ani, bukan ana. Dua baris Maghribi menandai "saya" pada kata kerja dengan n- (kanebghi, naqra, nhebb), sedangkan dialek-dialek timur dan fusha memakai a- (ahibb, ahebb). Untuk ungkapan yang bisa langsung Anda pakai hari ini, halaman kami tentang cara mengucapkan selamat pagi dalam dialek-dialek Arab disusun dengan cara yang sama.

Apa saja perbedaan dialek-dialek Arab?

Terutama pada bunyi dan kosakata sehari-hari, jauh lebih sedikit pada tata bahasa. Huruf qaf (ق) adalah penanda yang paling mudah terdengar: huruf ini menjadi hamzah (jeda glotal) di Kairo dan kota-kota Syam, menjadi "g" di seluruh kawasan Teluk dan sebagian besar Irak, dan tetap "q" di kota-kota Maroko.

  • Dialek Mesir melafalkan huruf jim sebagai "g", sehingga jamal (unta) menjadi gamal.
  • Dialek Irak membawa kata serapan Persia, Turki, dan Aram, dan "aku / maku" (ada / tidak ada) langsung menandai penuturnya.
  • Dialek Teluk mengubah kaf menjadi "ch" pada sebagian kata, sehingga kalb (anjing) menjadi chalb.
  • Dialek Maghribi menghilangkan banyak vokal pendek dan banyak meminjam kata dari bahasa Prancis dan Amazigh.
  • Dialek Yaman mempertahankan bunyi "th" dan "dh" bahasa Arab klasik yang sudah hilang dari sebagian besar dialek kota.

Apakah penutur dialek yang berbeda bisa saling memahami?

Dialek yang bertetangga umumnya bisa, dan dialek yang berjauhan sering kali tidak. Ringkasan Wikipedia atas berbagai penelitian menyebutkan bahwa ragam yang berdekatan sebagian besar saling dapat dipahami, sedangkan ragam yang berjauhan cenderung tidak. Orang Afrika Utara lebih memahami bahasa Arab timur daripada sebaliknya, yang oleh artikel yang sama dikaitkan dengan jangkauan film dan televisi Mesir dan Syam. Karena alasan itu pula, dialek Mesir termasuk yang paling luas dipahami.

Ketika penutur terpelajar dari dialek-dialek yang berjauhan bertemu, mereka sering bergeser ke arah fusha dan meninggalkan kata-kata yang paling lokal. Artikel yang sama mencatat bahwa penutur bahasa Arab menyebut ragam tengah ini "dialek putih", اللهجة البيضاء al-lahja al-bayda.

Dialek dan bahasa Arab fusha

Orang Arab membaca, menulis, dan mendengarkan berita dalam fusha, lalu berbicara di rumah dan di toko dalam dialeknya. Para ahli bahasa menyebut pembagian itu diglosia. Anda membutuhkan fusha untuk membaca dan dialek untuk berbicara, dan panduan kami tentang cara mulai belajar bahasa Arab fusha menunjukkan tempat fusha dalam rencana belajar.

Memilih dialek untuk dipelajari

Rekomendasi kami ada di halaman tersendiri. Panduan kami tentang dialek Arab mana yang sebaiknya dipelajari menilai dialek-dialek utama dari jumlah penutur, jangkauan, media, sumber belajar, dan kemudahannya, lalu menjelaskan apa yang bisa mengubah jawabannya.

Semua halaman dialek di situs ini

Setiap halaman di bawah ini membahas satu dialek: bunyinya, perbedaannya dengan fusha, serta kursus, buku, dan tutor yang kami rekomendasikan untuknya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Ada berapa dialek dalam bahasa Arab?

Para ahli dialektologi membagi bahasa Arab lisan ke dalam lima rumpun utama: Jazirah Arab, Mesopotamia, Syam, Lembah Nil, dan Maghribi. Di dalam rumpun-rumpun itu, setiap negara, dan sering kali setiap kota, punya ragamnya sendiri, dan Ethnologue memberi banyak di antaranya kode bahasa tersendiri, seperti Najdi dan Hijazi di Arab Saudi. Jadi hitungannya adalah lima rumpun dan puluhan dialek lokal.

Dialek bahasa Arab apa yang paling populer?

Menurut jumlah penutur, bahasa Arab Mesir. Ethnologue mencatat sekitar 84 juta penutur bahasa pertama dan 119 juta penutur secara keseluruhan, lebih banyak daripada ragam bahasa Arab tunggal lainnya. Dialek ini juga termasuk yang paling luas dipahami, karena film, radio, dan televisi Mesir menyebar ke seluruh dunia Arab pada abad ke-20.

Apakah penutur dialek Arab yang berbeda bisa saling memahami?

Dialek yang bertetangga umumnya bisa, dialek yang berjauhan sering kali tidak. Penutur dialek-dialek timur (Mesir, Syam, Irak, Teluk) umumnya bisa saling mengikuti dengan sedikit usaha. Penutur Maghribi dari Afrika Utara lebih memahami dialek timur daripada sebaliknya, terutama karena film dan televisi Mesir dan Syam menjangkau Afrika Utara, sementara hanya sedikit yang mengalir ke arah sebaliknya.

Sebaiknya saya belajar dialek atau bahasa Arab fusha terlebih dulu?

Jika tujuan Anda bercakap-cakap, mulailah dengan dialek dan tambahkan fusha belakangan. Jika tujuan Anda membaca, menulis formal, atau studi agama, mulailah dengan fusha. Banyak pelajar mempelajari keduanya secara paralel setelah menguasai huruf hijaiyah, karena tata bahasa yang sama membuat kemajuan di satu sisi membantu sisi lainnya.

Apakah dialek-dialek Arab merupakan bahasa tulis?

Secara tradisional, tidak. Buku, surat kabar, dan dokumen resmi memakai bahasa Arab fusha. Namun kini dialek ditulis secara informal dalam pesan singkat dan media sosial, baik dengan tulisan Arab maupun dengan gaya Arabizi berhuruf Latin, sehingga pelajar jauh lebih sering melihat dialek tertulis dibandingkan generasi sebelumnya.