Huruf hijaiyah berjumlah 28 dan ditulis dari kanan ke kiri. Sebagian besar huruf berubah bentuk menurut posisinya dalam kata, sehingga setiap huruf punya empat bentuk: tunggal, awal, tengah, dan akhir. Enam huruf tidak pernah bersambung ke huruf sesudahnya. Tabel di bawah ini memuat keempat bentuk dari ke-28 huruf, lengkap dengan transliterasi dan pelafalannya.
Buku dan tabel di Indonesia sering menghitung 29 atau 30 huruf hijaiyah karena hamzah dan lam alif dihitung sebagai huruf tersendiri; halaman ini menghitung 28 huruf.
Tabel huruf hijaiyah lengkap
Huruf hijaiyah berurutan dari alif sampai yāʾ menurut urutan baku هجائي (hijāʾī) yang dipakai di kelas-kelas bahasa Arab. Tabel ini memuat setiap bentuk posisi, nama huruf dalam tulisan Arab dan Latin, transliterasi, catatan pelafalan, dan keterangan apakah huruf itu huruf syamsiyah atau huruf qamariyah. Setiap sel berisi teks asli, bukan gambar, sehingga Anda bisa menyalin huruf mana pun langsung dari tabel. Karakternya adalah huruf baku dari blok Unicode Arab, jadi apa pun yang Anda salin akan tertempel dengan benar di editor mana pun.
| # | Tunggal | Awal | Tengah | Akhir | Nama | Translit. | Bunyi | Syamsiyah / qamariyah |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | ا † | ا | ا | ا | ألف alif | a / ā | a panjang (dua harakat), seperti mad dalam Al-Qur'an; juga tempat duduk hamzah yang tak berbunyi | qamariyah |
| 2 | ب | ب | ب | ب | باء bāʾ | b | seperti "b" dalam "batu" | qamariyah |
| 3 | ت | ت | ت | ت | تاء tāʾ | t | seperti "t" dalam "tiga", lidah menyentuh gigi | syamsiyah |
| 4 | ث | ث | ث | ث | ثاء thāʾ | th | ujung lidah di antara gigi, desis tanpa suara ("tsa"; jangan dibaca "sa") | syamsiyah |
| 5 | ج | ج | ج | ج | جيم jīm | j | seperti j dalam "jalan"; "g" seperti dalam "gula" di Mesir | qamariyah |
| 6 | ح | ح | ح | ح | حاء ḥāʾ | ḥ | "h" tajam dan berembus dari dalam tenggorokan | qamariyah |
| 7 | خ | خ | خ | خ | خاء khāʾ | kh | kh yang serak seperti dalam "akhir" dan "khusus" | qamariyah |
| 8 | د † | د | د | د | دال dāl | d | seperti "d" dalam "dua", lidah menyentuh gigi | syamsiyah |
| 9 | ذ † | ذ | ذ | ذ | ذال dhāl | dh | posisi lidah seperti tsa tetapi bersuara ("dzal"; jangan dibaca "za" atau "da") | syamsiyah |
| 10 | ر † | ر | ر | ر | راء rāʾ | r | "r" yang diketuk atau digetarkan, seperti dalam "rumah" | syamsiyah |
| 11 | ز † | ز | ز | ز | زاي zāy | z | seperti "z" dalam "zaman" | syamsiyah |
| 12 | س | س | س | س | سين sīn | s | seperti "s" dalam "satu" | syamsiyah |
| 13 | ش | ش | ش | ش | شين shīn | sh | seperti sy dalam "syukur" | syamsiyah |
| 14 | ص | ص | ص | ص | صاد ṣād | ṣ | "s" tebal; lidah mendatar, bunyinya menjadi berat | syamsiyah |
| 15 | ض | ض | ض | ض | ضاد ḍād | ḍ | "d" tebal; berat dan bergema, dari sisi lidah | syamsiyah |
| 16 | ط | ط | ط | ط | طاء ṭāʾ | ṭ | "t" tebal; lebih dalam dan lebih berat daripada ت | syamsiyah |
| 17 | ظ | ظ | ظ | ظ | ظاء ẓāʾ | ẓ | "dh" tebal; "dzal" yang berat | syamsiyah |
| 18 | ع | ع | ع | ع | عين ʿayn | ʿ | jepitan bersuara dari tenggorokan; tidak ada padanannya dalam bahasa Inggris | qamariyah |
| 19 | غ | غ | غ | غ | غين ghayn | gh | seperti "r" tenggorokan dalam bahasa Prancis; gh seperti dalam "maghrib" | qamariyah |
| 20 | ف | ف | ف | ف | فاء fāʾ | f | seperti "f" dalam "fajar" | qamariyah |
| 21 | ق | ق | ق | ق | قاف qāf | q | "k" yang dibuat jauh di belakang, di anak tekak; menjadi jeda glotal dalam dialek kota | qamariyah |
| 22 | ك | ك | ك | ك | كاف kāf | k | seperti "k" dalam "kaki" | qamariyah |
| 23 | ل | ل | ل | ل | لام lām | l | seperti "l" dalam "lima" | syamsiyah |
| 24 | م | م | م | م | ميم mīm | m | seperti "m" dalam "mata" | qamariyah |
| 25 | ن | ن | ن | ن | نون nūn | n | seperti "n" dalam "nama" | syamsiyah |
| 26 | ه | ه | ه | ه | هاء hāʾ | h | seperti "h" dalam "hari", dilafalkan di posisi mana pun dalam kata | qamariyah |
| 27 | و † | و | و | و | واو wāw | w / ū | seperti w dalam "wajib"; juga vokal panjang "u" | qamariyah |
| 28 | ي | ي | ي | ي | ياء yāʾ | y / ī | seperti y dalam "yakin"; juga vokal panjang "i" | qamariyah |
Keterangan. Tanda belati (†) menandai enam huruf yang tidak bersambung ke huruf sesudahnya. Untuk keenam huruf itu, bentuk awal sama dengan bentuk tunggal dan bentuk tengah sama dengan bentuk akhir. Satu sistem transliterasi dipakai di seluruh halaman, yaitu sistem dalam tabel romanisasi Arab ALA-LC dari Library of Congress: garis di atas untuk vokal panjang (ā ī ū), titik di bawah untuk huruf tebal (ḥ ṣ ḍ ṭ ẓ), ʿ untuk ain, dan ʾ untuk hamzah. Alfabet chat di bagian bawah memakai konvensi yang berbeda dan ditandai sebagai konvensi tersendiri.
Cara membaca tabel ini
Bentuk huruf Arab mana yang Anda tulis hanya bergantung pada apa yang harus disambungnya di setiap sisi. Sebuah huruf memakai bentuk awal di permulaan kata, bentuk tengah bila ada huruf yang bersambung di kedua sisinya, bentuk akhir di ujung kata, dan bentuk tunggal bila tidak ada yang bersambung di sisi mana pun. Bahasa Arab menyambung hurufnya seperti tulisan tegak bersambung dalam bahasa Inggris. Bedanya, bahasa Arab melakukannya juga dalam cetakan, tidak hanya dalam tulisan tangan.
Ambil contoh مكتب (maktab, kantor). Keempat hurufnya bersambung, jadi Anda tinggal membaca tabel dari atas ke bawah: awal م, tengah ك, tengah ت, akhir ب. Jika ditulis bersama, semuanya menyatu menjadi مكتب.
Sekarang ambil باب (bāb, pintu). Huruf tengahnya adalah ا (alif), yang tidak bersambung ke depan. Jadi ب pertama memakai bentuk awal ب, alif memakai bentuk akhir ا karena ada huruf yang menyambungnya dari kanan, dan ب kedua kembali ke bentuk tunggal ب karena tidak ada huruf yang menyambungnya sama sekali: باب. Tiga huruf, dua potongan yang terlihat, satu kata.
Enam huruf memutus rangkaian. Pelajari keenamnya sejak awal, karena merekalah alasan satu kata Arab bisa terlihat seperti dua atau tiga potongan terpisah: ا alif, د dāl, ذ dhāl, ر rāʾ, ز zāy, و wāw.
Bahasa Arab tidak mengenal huruf kapital maupun huruf kecil. Keempat bentuk itulah seluruh sistemnya, dan tidak ada hal lain yang perlu dihafal tentang bentuk hurufnya.
Apa itu huruf syamsiyah dan huruf qamariyah?
Ke-28 huruf terbagi menjadi 14 huruf syamsiyah dan 14 huruf qamariyah, dan pembagian itu menentukan cara Anda melafalkan alif lam ال (al-). Sebelum huruf qamariyah, l dilafalkan. Sebelum huruf syamsiyah, l tidak dibaca dan konsonan sesudahnya dibaca ganda (bertasydid). Ejaannya tidak pernah berubah, hanya pelafalannya. Itulah seluruh kaidahnya, dan kolom terakhir tabel di atas memberi tahu kelompok setiap huruf.
Nama-namanya berasal dari dua contoh kata itu sendiri: القمر (al-qamar, bulan) mempertahankan l-nya, dan الشمس (ash-shams, matahari) kehilangan l-nya.
| Tulisan | Bacaan | Arti | Huruf pertama |
|---|---|---|---|
| القمر | al-qamar | bulan itu | ق huruf qamariyah |
| الكتاب | al-kitāb | buku itu | ك huruf qamariyah |
| البيت | al-bayt | rumah itu | ب huruf qamariyah |
| الشمس | ash-shams | matahari itu | ش huruf syamsiyah |
| الرجل | ar-rajul | laki-laki itu | ر huruf syamsiyah |
| النور | an-nūr | cahaya itu | ن huruf syamsiyah |
| الطالب | aṭ-ṭālib | siswa itu | ط huruf syamsiyah |
| الدرس | ad-dars | pelajaran itu | د huruf syamsiyah |
Ada jalan pintas yang tersembunyi dalam daftar itu. Ke-14 huruf syamsiyah dilafalkan dengan ujung lidah di gigi atau tepat di belakangnya, persis di tempat l dari al- dibuat. Lidah sudah berada di posisinya, jadi lidah tetap di sana dan menggandakan bunyi berikutnya. Huruf qamariyah dibuat lebih jauh di belakang mulut atau dengan bibir, sehingga l-nya tetap terdengar. Anda bisa menghafal ke-14 huruf itu, atau merasakan ke mana lidah Anda bergerak.
Alfabet chat: bunyi Arab yang ditulis dengan angka
Penutur bahasa Arab yang mengirim pesan dengan huruf Latin menulis bunyi yang tidak punya huruf dalam bahasa Inggris sebagai angka, yang dipilih karena bentuk angkanya mirip huruf Arabnya. Cara ini lazim di percakapan WhatsApp dan komentar Instagram berbahasa Arab, jadi ada gunanya bisa membacanya walaupun Anda tidak pernah menulisnya. Ini konvensi yang terpisah dari transliterasi di tabel utama, dan keduanya sebaiknya tidak dicampur dalam satu kalimat.
| Huruf | Transliterasi tabel | Bentuk chatting | Alasan memakai karakter itu |
|---|---|---|---|
| ء hamzah | ʾ | 2 | 2 mirip kait pada hamzah |
| ح ḥāʾ | ḥ | 7 | 7 meniru lengkungan terbuka huruf itu |
| خ khāʾ | kh | 5, 7ʼ atau kh | bentuk ح dengan satu titik, jadi 7 ditambah tanda |
| ع ʿayn | ʿ | 3 | 3 adalah huruf itu yang dibalik kiri-kanan |
| غ ghayn | gh | 3ʼ atau gh | bentuk ع dengan satu titik, jadi 3 ditambah tanda |
| ص ṣād | ṣ | 9 | 9 meniru lengkungan dan ekornya |
| ض ḍād | ḍ | 9ʼ atau D | bentuk ص dengan satu titik |
| ط ṭāʾ | ṭ | 6 | 6 yang diputar cocok dengan badan huruf itu |
| ظ ẓāʾ | ẓ | 6ʼ | bentuk ط dengan satu titik |
| ق qāf | q | 8, 2, q atau g | 8 adalah pilihan yang biasa; 2 di tempat tuturan kota mengubah qāf menjadi jeda glotal, g di kawasan Teluk dan Irak |
Jika Anda berniat menulis bahasa Arab dengan benar, bukan dalam bentuk chatting, pasang keyboard Arab sungguhan sejak awal. Panduan kami tentang tata letak keyboard Arab dan alat mengetik membahas pilihan bawaan di Windows, macOS, Android, dan iOS.
Untuk mengubah tulisan Arab menjadi huruf Latin atau Arabizi, atau membaca kembali pesan beralfabet chat ke dalam tulisan Arab, tempelkan teksnya ke konverter transliterasi Arab kami.
Tanda yang tidak termasuk ke-28 huruf
Empat tanda tertulis tampak seperti huruf, muncul terus-menerus, tetapi tidak dihitung di antara ke-28 huruf. Ini juga alasan sebagian sumber menyebut huruf hijaiyah berjumlah 29: mereka menghitung hamzah, yang merupakan bunyi dengan simbolnya sendiri, bukan anggota abjad.
| Simbol | Nama | Apa sebenarnya |
|---|---|---|
| ء | hamzah | Jeda glotal, seperti jeda dalam "saat" atau bunyi k di akhir "anak". Hamzah duduk di atas ا, و atau ي, atau berdiri sendiri di garis, karena itulah hamzah tidak mendapat tempat dalam abjad. |
| ة | tāʾ marbūṭa | "T terikat" yang mengakhiri sebagian besar kata benda muannats. Dibaca sebagai "a" ringan saat Anda berhenti padanya, dan sebagai t saat kalimatnya berlanjut. |
| ى | alif maqṣūra | Alif yang ditulis dengan badan yāʾ. Bunyinya seperti "a" panjang dan hanya muncul di akhir kata. |
| لا | lām-alif | Ligatur wajib, bukan huruf. Setiap kali lām diikuti alif, keduanya menyatu menjadi satu bentuk ini, dan tidak ada font yang menulisnya terpisah. |
Vokal pendek juga bukan huruf. Tanda yang menuliskan a, i, dan u (فتحة fatḥa, كسرة kasra, ضمة ḍamma) berada di atas atau di bawah konsonan, dan bacaan untuk orang dewasa tidak mencantumkannya: surat kabar, novel, papan petunjuk, subtitle. Buku anak-anak, buku pelajaran, dan Al-Qur'an mencetaknya. Jadi, tamat mempelajari huruf hijaiyah belum berarti Anda bisa membaca. Anda masih akan menebak vokalnya dari konteks untuk waktu yang lama sesudahnya, dan itu wajar.
Satu batas lagi yang perlu ditarik. Ke-28 huruf ini mencakup bahasa Arab fusha (Bahasa Arab Standar Modern) dan setiap dialek Arab lisan, dari Maroko sampai Teluk, tanpa tambahan. Bahasa Persia, Urdu, dan Pashto ditulis dengan aksara yang sama tetapi menambahkan huruf sendiri untuk bunyi yang tidak ada dalam bahasa Arab, sehingga keyboard Persia memuat lebih banyak huruf daripada jumlah baris tabel ini.
Cara mempelajari huruf-huruf ini lebih cepat daripada urutan tabel
Jangan pelajari ke-28 huruf satu per satu menurut urutan tabel. Pelajarilah per keluarga bentuk. Bahasa Arab memakai satu kerangka untuk dua atau tiga huruf dan hanya mengubah titiknya, sehingga 28 bentuk menyusut menjadi sembilan keluarga ditambah delapan huruf tunggal. Mempelajari ب sudah memberi Anda sebagian besar ت dan ث secara cuma-cuma.
- ب ت ث: gigi yang sama, dengan satu titik di bawah, dua titik di atas, tiga titik di atas
- ج ح خ: perut yang sama, dengan titik di dalam, tanpa titik, titik di atas
- د ذ: kait yang sama, polos atau bertitik
- ر ز: lengkungan yang sama, polos atau bertitik
- س ش: tiga gigi, polos atau dengan tiga titik
- ص ض: lingkaran yang sama, polos atau bertitik
- ط ظ: badan yang sama, polos atau bertitik
- ع غ: bentuk yang sama, polos atau bertitik
- ف ق: hampir sama saat bersambung, satu titik di atas berbanding dua
- Delapan huruf tanpa kembaran: ا ك ل م ن ه و ي
ن dan ي dimasukkan sebagai huruf tunggal karena bentuk tunggalnya berdiri sendiri, tetapi di tengah kata keduanya memakai gigi yang sama seperti ب ت ث, dengan satu titik di atas untuk nūn dan dua titik di bawah untuk yāʾ. Kolom bentuk tengah di tabel menunjukkannya.
Ketika mulai, saya mempelajari huruf-huruf ini dari Al-Qaidah An-Noraniah, buku yang disusun untuk melafalkan setiap huruf dengan benar, bukan sekadar menyebut namanya, dan saya menyalin setiap huruf dengan tangan di buku latihan sampai keempat bentuknya keluar tanpa berpikir, lalu melatihnya di Anki setiap hari. Kecepatan membaca adalah ukuran jujur apakah huruf hijaiyah sudah benar-benar melekat. Awalnya saya butuh 20 menit untuk menyelesaikan satu halaman Al-Qur'an, dan lama-lama hanya 2 menit. Kisah lengkapnya ada di bagaimana saya belajar bahasa Arab sebagai orang dewasa.
Dua hal yang kami sarankan sejak hari pertama. Ucapkan bunyi huruf saat Anda menulisnya, bukan namanya, karena ب berbunyi "b" di setiap kata dan tidak pernah "bāʾ". Dan menulislah dengan tangan sejak hari pertama: keempat bentuk itu adalah keterampilan motorik, dan mengenali bentuk di layar tidak mengajari tangan Anda dari mana huruf itu dimulai. Lembar kerja menebalkan huruf hijaiyah siap cetak kami menyediakan satu halaman untuk setiap huruf persis untuk keperluan itu.
Untuk buku, aplikasi, dan kursus yang mengajarkan huruf hijaiyah dengan audio, lihat daftar buku dan kursus huruf hijaiyah kami. Jika Anda belum tahu cara menyusun rencana belajar, mulailah dengan panduan kami untuk belajar bahasa Arab dari nol.
Pertanyaan yang sering diajukan
Ada berapa huruf dalam abjad Arab?
Dua puluh delapan. Sebagian sumber menyebut 29 karena mereka menghitung hamzah, jeda glotal, yang punya simbol sendiri tetapi diperlakukan sebagai bunyi, bukan anggota abjad. Hitungan 28 huruf adalah yang diajarkan sekolah-sekolah di negara Arab, dan hitungan itulah yang dipakai dalam tabel di halaman ini.
Mengapa huruf Arab berubah bentuk di dalam kata?
Bahasa Arab menyambung hurufnya dalam cetakan dengan cara yang sama seperti bahasa Inggris menyambung huruf dalam tulisan tegak bersambung, sehingga sebuah huruf digambar berbeda tergantung pada apa yang harus disambungnya. Setiap huruf punya bentuk tunggal bila tidak ada yang menyambungnya, bentuk awal di permulaan kata, bentuk tengah bila ada huruf di kedua sisinya, dan bentuk akhir di ujung kata. Hurufnya tetap huruf yang sama dalam keempat bentuk; hanya gambarnya yang berubah.
Huruf Arab mana yang tidak bersambung ke huruf berikutnya?
Enam: alif, dal, dhal, ra, zay, dan waw. Huruf-huruf ini bersambung ke huruf sebelumnya tetapi tidak pernah ke huruf sesudahnya, sehingga kata yang mengandung salah satunya terpecah menjadi beberapa potongan yang terpisah secara visual.
Apa itu huruf syamsiyah dan huruf qamariyah?
Ke-28 huruf terbagi menjadi 14 huruf syamsiyah dan 14 huruf qamariyah, dan pembagian itu mengatur alif lam (al-). Sebelum huruf qamariyah, l dilafalkan, seperti dalam al-qamar (bulan). Sebelum huruf syamsiyah, l tidak dibaca dan konsonan berikutnya dibaca ganda, sehingga al-shams dilafalkan ash-shams (matahari). Ejaannya tidak berubah dalam kedua kasus. Setiap huruf syamsiyah dibuat dengan ujung lidah di dekat gigi, tempat l dibuat, jadi lidah cukup tetap di posisinya.
Sebaiknya saya mempelajari nama huruf atau bunyi huruf lebih dulu?
Bunyinya. Nama huruf hanya berguna untuk mengeja sesuatu dengan suara keras, sedangkan bunyinya adalah yang Anda butuhkan untuk membaca setiap kata yang Anda temui. Pelajari bunyinya sambil menulis hurufnya dengan tangan, dan nama-namanya akan Anda kuasai belakangan dengan sendirinya.
